by

Waspada! Mengenal Bahan Berbahaya yang Sering Disalahgunakan pada Pangan

-Berita-16 Views
banner 468x60

LPKSM ADIPATI – Keamanan pangan merupakan hal yang krusial bagi kesehatan keluarga. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyalahgunaan bahan kimia berbahaya dalam makanan sehari-hari. Berikut adalah empat bahan berbahaya yang sering ditemukan beserta ciri-cirinya pada makanan.

1. Formalin

Formalin adalah cairan tidak berwarna yang larut dalam air dan alkohol, serta memiliki bau yang sangat menyengat. Seharusnya, cairan ini digunakan sebagai pelapis kayu atau pengawet mayat.

banner 336x280
  • Penyalahgunaan pada: Mie basah, tahu, ikan, dan daging segar.

  • Ciri-ciri makanan mengandung formalin:

    • Memiliki bau menyengat khas formalin.

    • Tekstur makanan tidak mudah hancur atau putus (kenyal berlebihan).

    • Tahan disimpan lebih dari 1 hari di suhu ruang tanpa membusuk.

2. Boraks

Boraks merupakan senyawa berbentuk kristal putih yang biasanya digunakan untuk pembuatan detergen dan pengawet kayu. Di masyarakat, bahan ini sering dikenal dengan sebutan bleng atau pijer.

  • Penyalahgunaan pada: Mie basah, bakso, lontong, otak-otak, cilok, dan kerupuk.

  • Ciri-ciri makanan mengandung boraks:

    • Tekstur makanan menjadi sangat kenyal.

    • Makanan tidak lengket.

    • Memberikan rasa getir atau pahit setelah dimakan.

3. Pewarna Tekstil (Rhodamin B & Methanyl Yellow)

Penggunaan pewarna yang bukan peruntukannya (bukan food grade) sangat berbahaya bagi organ tubuh dalam jangka panjang.

Rhodamin B

Pewarna sintetis berbentuk serbuk merah keunguan yang seharusnya digunakan untuk industri tekstil dan kertas.

Methanyl Yellow

Pewarna sintetis berbentuk serbuk atau padat berwarna kuning kecokelatan yang seharusnya digunakan untuk pewarna tekstil atau cat.

  • Penyalahgunaan pada: Kerupuk, terasi, gulali, dan sirup berwarna merah atau kuning.

  • Ciri-ciri makanan mengandung pewarna tekstil:

    • Warna terlihat sangat mencolok (terang/tajam).

    • Warna cenderung berpendar atau mengkilap.

    • Terdapat titik-titik warna yang tidak merata pada produk.


Ingat! Selalu teliti sebelum membeli. Jika Anda menemukan kecurigaan pada produk pangan, Anda dapat menghubungi HALOBPOM di nomor 1500533 atau mengikuti akun resmi media sosial @bpom_ri. atau ke LPKSM Kami

banner 336x280

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *